Panduan SEO Dasar yang Bisa Kamu Praktekkan Sekarang Juga

Dari beberapa orang yang meminta saya berbagi ilmu SEO, saya menyadari kebutuhan belajar mereka berbeda-beda. Ada yang ingin menjadi SEO professional sehingga membutuhkan tutorial SEO yang lengkap dari A sampai Z.

Ada pula yang ingin sekedar meningkatkan atau mendapatkan tambahan sedikit trafik visitor blog-nya dari Google. Mereka hanya butuh tutorial SEO dasar yang bisa langsung diaplikasikan saat itu juga. Untuk mereka inilah panduan ini saya tulis.

Panduan SEO dasar ini sederhana, tidak menyusahkan dan bisa langsung dipraktekkan tanpa banyak menyita waktu. Bagus juga untuk membiasakan diri dengan SEO sebelum belajar dan menerapkan SEO secara lengkap. Bagaimanapun, panduan dasar ini jauh dari cukup untuk benar-benar dipakai bertarung di SERP.

Instal Yoast SEO

Pengguna WordPress sangat saya sarankan untuk menginstal plugin Yoast SEO. Plugin ini akan memudahkan kita mengedit title, meta description, dan url.

Cara menginstalnya mudah.

  1. Klik Plugins > Add New.
  2. Cari menggunakan keywords Yoast SEO.
  3. Klik Install Now.
  4. Klik Activate.

Riset Keywords

Orang melakukan pencarian di Google dengan cara mengetikkan satu atau beberapa kata tentang sesuatu yang mereka cari. Misalnya kita ingin mencari informasi tentang beternak ikan lele. Maka kita akan mencari di Google menggunakan kata “cara beternak lele” atau “cara budidaya lele”.

Cara beternak lele dan cara budidaya lele disebut keywords (kata kunci).

Dengan mengaplikasikan keywords yang tepat, artikel kita akan berpotensi mendatangkan lebih banyak visitor dari Google, dan search engine lainnya.

Cara Mudah Riset Keywords Tanpa Bikin Kepala Pusing

Kita asumsikan artikel kita adalah tentang wisata di waduk Gajah Mungkur, Wonogiri. Marilah kita cari keywords yang tepat untuk artikel tersebut.

Jika kita ingin mencari informasi wisata di Wonogiri, khususnya tempat wisata waduk Gajah Mungkur. Kira-kira kita akan menggunakan kata apa saja untuk mencarinya di Google? Catatlah kata (keywords) yang terpikir olehmu, misalnya:

wisata waduk gajah mungkur
wisata gajah mungkur
wisata gajah mungkur wonogiri

Lalu buka Google Keyword Planner (GKP). Klik Tool, billing, and settings (ikon kunci pas). Klik Keyword Planner.

Masukkan ketiga keywords yang dicatat tadi ke GKP dan klik GET STARTED.

 

google keyword planner

Dari hasil di bawah ini pilih keywords yang terbaik: wisata waduk gajah mungkur. Karena keywords wisata gajah mungkur sudah termasuk di dalamnya.

Sedangkan jumlah monthly searches jangan dipusingkan. Selama ada jumlah search maka keywords tersebut sudah bagus.

google keyword planner

 

On-Page SEO

Teknik-teknik on-page SEO cukup banyak sebenarnya. Namun disini kita bahas beberapa saja yang penting. Bahasannya saya titik beratkan pada praktek, teori saya sampaikan jika benar-benar perlu.

Kita gunakan artikel wisata waduk Gajah Mungkur sebagai contoh. Keywords yang dipakai adalah “wisata waduk gajah mungkur”.

Letakkan Keywords di Page Title

Page title (SEO title) biasanya juga sekaligus digunakan untuk judul artikel. Buatlah title semenarik mungkin, letakkan keywords di dalamnya sealami mungkin.

Contoh: Wisata Waduk Gajah Mungkur: Main Air dan Makan Ikan Goreng

Idealnya panjang title di bawah 60 karakter (termasuk spasi). Jika menggunakan plugin Yoast SEO akan otomatis ketahuan jika page title yang kita buat terlalu panjang atau terlau pendek.

Gunakan Keywords Sebagai URL

Contoh: www.contohwebsitekita.com/wisata-waduk-gajah-mungkur

Idealnya URL terdiri dari 3 sampai 5 kata saja.

Buat Meta Description yang Menarik

Tujuannya agar pengguna Google tertarik mengunjungi website kita.

Contoh: Wisata di waduk Gajah Mungkur banyak wahana yang seru, lho. Capek bermain, bisa menyantap ikan wader goreng yang lezat.

Meski Google mengubah jumlah maksimal meta description dari 160 karakter menjadi 320 karakter, saya tetap berpatokan pada maksimal 160 karakter. Karena takut kalau-kalau perubahan itu hanya sementara saja.

seo meta description

 

Berikut adalah tampilan Yoast SEO plugin, yang sudah diedit title, url (slug), dan meta description-nya.

yoast seo snippet

 

Gunakan Heading Untuk Sub Judul

Saya biasanya menggunakan <h2> atau <h3>. Untuk <h4>, <h5>, <h6> digunakan kalau benar-benar perlu saja, biasanya kalau artikel yang ditulis sangat panjang dan punya banyak sub judul yang bertingkat.

Lihat contoh di bawah.

heading

 

Related Posts dan Previous-Next Post

Fungsinya agar visitor tahu kalau kita mempunyai artikel sejenis/setema dengan yang sedang ia baca. Diharapkan visitor tertarik untuk membaca artikel lainnya. Maka waktu kunjung dia di blog kita akan lebih lama, yang dengan sendirinya memperkecil bounce rate.

Related posts dan previous-next post biasanya sudah menjadi fitur bawaan sebuah WordPress theme. Letaknya umumnya di bawah artikel. Sekarang saya belum pernah menjumpai theme yang tidak memiliki kedua fitur ini.

Image

Usahakan semua gambar yang kamu masukkan ke artikel nama file dan alt tag-nya sama. Contoh nama file yang salah (karena tidak mempunyai arti): img-238854789.jpg. Nama file yang benar seperti ini: waduk-gajah-mungkur.jpg.

Contoh penulisan alt tag blog berbasis WordPress:

image

 

Link Building

Backlink masih menjadi salah satu SEO ranking factor yang sangat penting. Link building adalah kegiatan yang kita lakukan untuk mendapatkan sebanyak mungkin baclink berkualitas bagi website kita.

Ada banyak sekali teknik link building, namun kita akan fokus hanya pada satu teknik yaitu guest post. Jadi kita menulis di blog orang lain, dimana dalam tulisan itu kita menaruh link yang mengarah ke blog kita.

Yuk kita mulai!

Mengumpulkan Blog

Karena tujuan utamanya untuk membangun backlink, carilah blog yang mempunyai niche sama atau sejenis atau tidak jauh berbeda dengan niche blog kita. Misal niche kita wisata Indonesia, maka blog yang ideal untuk guest posting adalah yang bertema wisata atau kuliner atau lifestyle. Blog yang isinya campur-campur juga boleh, asal dia pernah membahas wisata atau kuliner atau lifestyle.

Buatlah daftar blog yang akan kita tawari guest post. Kita bisa mengumpulkan blog teman-teman kita sendiri. Bila dirasa masih kurang, cari di Google.

Pakai search query ini: keyword “kirim tulisan”. Jika blog kita wisata maka query-nya: wisata “kirim tulisan”. Tujuannya adalah mencari blog bertema wisata yang menerima kiriman tulisan dari luar.

Masih kurang juga? Cari saja di Google blog bertema wisata, masukkan ke dalam catatan daftar blog.

Menyiapkan Artikel

Setelah terkumpul blog dalam jumlah yang cukup (mungkin 20-50 blog), kini saatnya menulis artikel.

  1. Tulis artikel yang akan kita ajukan untuk guest post. Jangan banyak-banyak, 1-2 sudah cukup.
  2. Artikel usahakan ditulis sebagus mungkin. Ingat, blog tempat kita guest post akan memberi backlink pada kita, jadi balas kebaikan mereka dengan memberikan artikel yang terbaik.
  3. Siapkan gambar-gambar sebagai pelengkap artikel.

Mengontak Pemilik Blog

Kontak pemilik blog lewat email atau lewat contact form di blog mereka. Berikut contohnya:

posting tamu

 

Begitu pemilik blog memberitahu bahwa ia menerima guest post. Segera kirimkan artikelnya, jangan lupa di dalamnya taruh 1 link ke blog kita.

Penerapan SEO Dasar

Cara-cara SEO di atas bisa diterapkan pada artikel baru maupun artikel lama blog kita.

Untuk Artikel Baru

Setelah artikel selesai ditulis, jangan di-publish dulu. Lakukan riset keywords lalu terapkan on-page SEO. Setelah itu baru publish.

Untuk Artikel Lama

Lakukan riset keywords lalu terapkan on-page SEO namun url jangan diganti. Setelah itu update/publish ulang artikelnya.

Sedangkan link building menggunakan teknik guest post, lakukan sebulan 1-2 kali saja. Lakukan terus-menerus, nanti tidak terasa dalam 2 tahun sudah memiliki setidaknya 12-24 backlink berkualitas.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *