Studi Kasus: Bernarkah Backlink Berpengaruh ke Peningkatan Rangking?

Masih banyak blogger yang bermain SEO namun meremehkan/meninggalkan backlink. Alasannya macam-macam sih.

Ada yang bilang yang penting adalah konten, atau on-page, dsb.

Memang kadang cuma mengandalkan konten berkualitas dan optimasi on-page, rangking bisa bagus. Tapi itu biasanya terjadi jika tingkat kompetisi keywords tidak tinggi.

Jika tingkat kompetisi tinggi, kamu butuh membangun backlink.

Di studi kasus kecil-kecilan ini saya akan bercerita bahwa backlink bisa menaikkan rangking.

Agustus 2017 sampai Januari 2018 lalu saya mengerjakan SEO untuk 1 laman situs salah satu startup bidang transportasi. Di tengah-tengah project, klien mengatakan ada laman lain yang sepertinya keywords-nya belum ter-index di Google.

Saya lihat di Google Search Console ternyata keywords sudah terindex namun rangkingnya rendah sekali. Saya katakan pada klien apakah dia mau laman itu dinaikkan rangkingnya.

Sekedar agar rangkingnya naik, bukan mengejar page one, nanti setelah pekerjaan yang utama selesai baru dioptimasi sungguh-sungguh. Klien saya mau.

Saya masukkan keywords yang mau dioptimasi ke akun Serpfox.com, agar bisa dipantau naik turun rangkingnya.

Kompetisi di Google SERP saya cek, ternyata laman situs klien saya kualitasnya tidak kalah dengan kompetitornya. Hanya kalah di backlink dan domain age. Tapi saya yakin dengan membangun backlink berkualitas, rangkingnya akan naik banyak.

On-page SEO saya cek sudah bagus dan hanya perlu dibenahi sedikit. Konten saya tambahi juga sehingga panjangnya 1000+ kata.

Lalu saya tunggu beberapa lama. Sesuai dugaan, tidak ada tanda-tanda peningkatan rangking.

Di sela mengerjakan pekerjaan utama, mulai saya sempatkan membangun sedikit backlink. Total saya mendapatkan 18 backlink dari blog wisata dan blog kuliner dengan DA 11-29.

Tidak berapa lama tampaklah hasilnya. Lihat screenshot dari Serpfox di bawah ini.

backlink dan rangking

Rangking mulai naik ke posisi 130an lalu dengan cepat melonjak ke 50an. Naik turun di posisi 50-60 hingga project berakhir di akhir Januari 2018.

Setelah backlink yang dibangun mendapatkan trust dari Google, rangking naik lagi ke posisi belasan-dua puluhan. Terakhir saya cek, rangkingnya 17.

Itulah gambaran pengaruh backlink terhadap rangking.

Bisa dibilang saya mengoptimasinya sambil lalu karena itu bukan pekerjaan utama. Backlink yang dibangun juga sedikit, dari blog dengan DA yang tidak besar. Namun semua backlink berasal dari blog yang cukup relevan temanya dengan situs klien saya.

Klien sebenarnya belum lama ini ingin menyewa jasa saya lagi untuk melanjutkan optimasinya. Namun sayangnya saya ada kendala sehingga belum bisa bekerja lagi untuknya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *