Affiliate Marketing Dengan Accesstrade Untuk Blogger

Affiliate marketing sederhananya adalah kita mempromosikan link produk/jasa pihak lain di blog, ketika orang klik link tersebut lalu melakukan pembelian maka kita akan mendapatkan komisi penjualan.

Kita sebagai blogger berperan sebagai perantara antara penjual produk/jasa dengan calon pembeli. Tugas kita adalah dengan cara yang baik mengarahkan calon pembeli untuk klik link afiliasi. Setelah itu segala sesuatunya akan diurusi oleh penjual.

Kenapa Affiliate Marketing

Affiliate marketing mempunyi beberapa kelebihan.

#1 Cocok Untuk Hampir Semua Niche

Banyak sekali jenis produk dan jasa yang dijual sehingga kita leluasa memilih yang sesuai dengan topik blog kita. Blog kucing bisa mempromosikan makanan kucing. Blog pendidikan bisa mempromosikan kursus bahasa Inggris dan kuliah online.

Blog musik bisa mempromosikan alat musik, tiket konser. Blog kuliner bisa mempromosikan alat masak, bahan masakan, buku memasak.

#2 Bisa Memberikan Passive Income

Ketika artikel yang kita buat sudah mempunyai posisi kuat dan stabil di Google, akan bisa memberikan penghasilan yang terus-menerus. Karena dengan sendirinya pembaca yang berdatangan membaca artikelnya, sebagian kecil akan tertarik dengan yang ditawarkan lalu melakukan pembelian. Tanpa kita melakukan apapun.

#3 Bisa Lebih Cepat Dirasakan Hasilnya

Tidak seperti Adsense yang membutuhkan trafik sangat tinggi, apalagi untuk blog berbahasa Indonesia. Affiliate marketing membutuhkan trafik lebih sedikit untuk bisa menghasilkan. Sehingga lebih cepat dirasakan hasilnya apalagi kalau memilih affiliate program yang mempunyai minimum payout kecil.

#4 Cocok Untuk Monetasi Blog Baru

Karena membutuhkan trafik lebih sedikit dan minimum payout yang lebih kecil, maka cocok untuk monetasi blog baru agar segera menghasilkan.

Accesstrade

Accesstrade adalah salah satu affiliate network andalan saya. Saya menyukainya karena di dalamnya banyak program afiliasi dari penyedia produk dan jasa seperti Shopee, Bukalapak, Bhinneka, Orami, dan banyak lagi. Selain itu minimum payout hanya Rp 100.000,- dan bisa ditransfer langsung ke bank lokal.

Daftarnya juga gampang, kalau mau kamu bisa daftar via link afiliasi saya disini.

Setelah itu bisa langsung daftar ke merchant yang disukai di menu Campaign > Campaign Tersedia. Ada merchant yang otomatis menyetujui pendaftaran baru, ada juga yang harus menunggu persetujuan dari mereka.

Merchant yang pendaftarannya disetujui bisa dilihat di menu Campaign > Campaign Afiliasi. Kita bisa langsung mempromosikan produk dan jasa mereka.

Misalnya saya ingin mempromosikan barang yang dijual di Shopee. Di Campaign Afiliasi saya klik Shopee, kemudian klik menu Kreativitas Sendiri. Masukkan URL produk Shopee dan isi Nama Kreasi.

Khusus untuk Shopee kita harus menambahkan universal-link pada URLnya.

Accesstrade Indonesia

Lalu klik Hasilkan. Copy Link Afiliasi untuk dipromosikan di blog.

Promosi di Artikel Informasional

Artikel informasional yaitu artikel yang berbasis keyword informasional misalnya cara beternak ayam, wisata air terjun di Bali, resep selai nanas untuk nastar. Orang menggunakan keyword tersebut untuk mencari informasi, bukan untuk melakukan pembelian.

Saya berkala mengecek mana saja artikel informasional yang performanya bagus di blog saya, yaitu yang trafiknya bagus. Di artikel tersebut saya sisipi promosi afiliasi yang terkait.

Misalnya artikel berjudul Berapa Hari Sekali Ganti Pasir Kucing trafiknya lumayan, maka saya sisipkan produk pasir kucing. Namun biasanya konversi di artikel informasional kecil sekali, sekedar buat tambahan earning.

Membuat Artikel Komersial

Affiliate marketing paling cocok diterapkan pada artikel komersial, yaitu artikel berbasis keyword komersial. Contoh merek gitar akustik terbaik, review makanan kucing equilibrio, alat grooming kucing. Orang menggunakan keyword tersebut biasanya karena ingin membeli sesuatu.

Untuk membuat artikel komersial, langkah-langkahnya:

#1 Riset Keyword Komersial

Misal saya ingin ‘jualan’ gitar akustik di blog saya maka saya memasukkan keyword gitar akustik terbaik di keyword tool (Keysearch, Ubersuggest, dll). Karena kata terbaik mengindikasikan orang sedang mencari barang yang paling bagus, dia siap untuk membeli.

Hasilnya:

keyword

Saya mendapatkan beberapa keyword yang relevan dengan search volume tinggi:

gitar akustik terbaik 8100
merk gitar akustik terbaik 1000
rekomendasi gitar akustik 1600

Keyword gitar akustik terbaik saya jadikan keyword utama karena mempunyai search volume paling besar. Lainnya adalah keyword sekunder.

#2 Membuat Artikel dan On Page SEO

Setelah itu buat artikel berbasis keyword yang tadi didapatkan. Format artikel bisa dibuat seperti ini:

  • Judul.
  • Intro 1-2 paragraf.
  • Merk gitar 1
    • Gambar.
    • Deskripsi, kelebihan, kekurangan.
    • Button.
  • Merk gitar 2
    • Gambar.
    • Deskripsi, kelebihan, kekurangan.
    • Button.
  • Merk gitar 3
    • Gambar.
    • Deskripsi, kelebihan, kekurangan.
    • Button.
  • Penutup, bisa berisi gitar akustik mana yang paling kamu sukai.

Judul menggunakan h1, sub judul/merk gitar menggunakan h2 atau h3. Link afiliasi bisa dipasang di sub judul, di gambar, di deskripsi, dan di button.

Terapkan minimal on page SEO dasar pada artikel:

  • Ukuran file gambar kecil tapi kualitas terjaga, alt tag sesuai nama gitar.
  • Keyword utama pada judul, url, dan sekali di intro kalau bisa di paragraf pertama.
  • Keyword sekunder masukkan sealami mungkin ke dalam artikel, jangan mengorbankan kualitas.

Setelah itu publish dan lakukan request indexing di Google Search Console.

Menerapkan MVP Untuk Artikel

MVP adalah minimum viable product, istilah yang dicetuskan oleh Frank Robinson pada 2001. Yaitu membuat produk yang seadanya dan tidak sempurna, hanya mempunyai fitur-fitur dasar, agar bisa segera dicobakan pada sebagian kecil konsumen. Tujuannya untuk mengetes apakah produk tersebut akan laku atau tidak, dan untuk mendapatkan masukan dari konsumen sehingga bisa dilakukan perbaikan dan pengembangan yang diterima oleh pasar sebelum diproduksi massal.

Misalnya kita punya dana 300 juta dan ingin jualan kacang asin. Semua modal itu kita belikan kacang mentah, bumbu, sewa/beli tempat, merekrut karyawan, mesin penggoreng, membayar desain kemasan, dan membeli mesin pengemas. Ternyata setelah kita memproduksi 10 ribu bungkus kacang tidak laku karena rasa dan tekstur tidak disukai konsumen.

Dengan MVP kita bisa menghindari kerugian tersebut. Kita bisa hanya menyisihkan 2 juta untuk memproduksi 100 bungkus kacang asin dengan kemasan seadanya. Lalu kita lempar ke pasar bisa dijual di medsos, dibagikan ke tetangga dan keluarga, dsb.

Dari situ kita mencari masukan kritik dan saran dari konsumen awal, yang kita gunakan untuk mengembangkan produk lebih lanjut sehingga benar-benar enak dan diterima pasar. Setelah itu baru diproduksi massal.

MVP bisa diterapkan pada artikel komersial/afiliasi, kita buat artikel yang cukup saja kualitasnya. Ini juga akan membuat kita lebih produktif membuat artikel. Setelah itu tunggu 1-4 minggu.

Kemudian cek rangking keyword-nya (Serpfox, Ahrefs, dll), jika rangking 21 ke atas biasanya artikel saya biarkan dulu siapa tahu nanti rangkingnya naik ke depannya. Saya akan fokus pada artikel yang rangking keyword-nya, terutama keyword utama, 4-20.

Artikel yang performanya bagus itu akan saya edit menjadi lebih bagus dan saya bangun backlink agar rangking lebih naik lagi. Target saya untuk artikel komersial adalah rangking 1-3, karena posisi top 3 itu yang paling mendatangkan banyak trafik.

Dapatkan ebook Blog to Profit

Belajar bagaimana mendapatkan trafik organik dan penghasilan secepat mungkin untuk blogger pemula.

Mau dong!

8 Comments

  1. wah boleh untuk dicoba ini. artikel nya sangat informatif. lumayan kan kalo bisa dapet passive income dari program affiliate

  2. Dari dulu saya udh keterima accesstrade, tapi belum pernah dicoba d blog kak. Setelah baca ini, saya jadi lebih tertarik sih buat terapin di blog.

  3. Keren sekali mas, udah nyisipin tips bikin artikel komersial. Terima kasih sudah berbagi referensi-nya.

  4. Ini sangat penting sekali, karena dengan meriset keyword, tentunya akan berdampak baik untuk blog kita di masa yang akan datang.

  5. Kereeen… Informatif dan lengkap sekali kak artikelnya. Nambah pengetahuanku yang emang masih awam soal monetisasi blog.

    Sekarang kayaknya emang lagi marak program afiliasi ini ya, di IG juga banyak. Kalo afiliasi di blog udah pernah dengar sebelumnya, tapi belum pernah nyoba. Soon lah, makasih sharingnya.

  6. Saya pernah ditawari affiliate sama Involve (kalau nggak salah itu deh namanya). Saking nggak pernah dimanfaatkan, sampai lupa. Baca tulisan ini jadi merasa rugi nggak memanfaatkan itu. Makasih infonya yaaa

  7. Wah ini mau kucoba. Tapi memang sulit sih saingannya, karena butuh trafik yang besar yak.

    1. Trafik kecil juga masih bisa sih, asal tertarget.

Leave a Comment

Your email address will not be published.