• Read Latest News
    Visit Our Blog
  • Works We Do
    Our Portfolio
  • Get In Touch
    Contact Us
    • 3721 Dogwood Road, Brooklyn, NY 10019 USA
    • (800) 923 - 3687 / (695) 923 - 4500
    • get-support@example.com
Blogger Produktif Nggak Sekedar Banyak-Banyakan Konten

Blogger Produktif Nggak Sekedar Banyak-Banyakan Konten

  • By Pambarep
  • 25 May 2021
  • Blogging
  • Comments: 3

Banyaknya konten yang ditulis oleh blogger setiap bulannya, tidak selalu menjadi ukuran produktivitas seorang blogger. Bahkan blogger yang sepanjang tahun tidak pernah menulis konten pun bisa disebut produktif.

Keadaan, target, waktu luang, dsb dari masing-masing blogger berbeda. Maka ukuran produktivitas ini pun menjadi fleksibel.

Ngeblog Tidak Sekedar Menulis Konten

Bagi sebagian blogger, blogging itu tidak hanya membuat blog lalu menulis, menulis, dan menulis. Ada blogger yang tiap bulan cuma menulis beberapa artikel. Lalu sisa waktunya dia pakai untuk menumbuhkan blognya.

Jadi selain menulis dia juga meriset keyword, menerapkan on page SEO, membangun backlink, netwokring, mempromosikan konten, hingga membuat dan menjual produk.

Bagi sebagian blogger pertumbuhan blog adalah penting. Umumnya mereka berusaha meningkatkan trafik, baik agar blog lebih banyak yang membaca atau untuk menaikkan earning dan sales. Karena itulah mereka tidak hanya fokus pada konten.

Waktu Luang Tidak Sama

Ada blogger yang memang full time, tapi banyak juga yang ngeblog di sela pekerjaan utama entah ngantor, ibu rumah tangga, dagang, dsb. Mereka menulis sesuai waktu luang yang dimiliki. Ada yang seminggu bisa publish 1 artikel, ada yang sebulan sekali, bahkan ada yang saking sibuknya blog tidak kepegang selama beberapa minggu.

Tanpa Menulis Konten Pun Bisa Produktif

Ada pendapat bahwa blogger harus menulis konten. Namun bagi saya lebih tepat kalau blogger haruslah ngeblog, dan ngeblog itu tidak harus menulis sendiri.

Saya kenal seorang blogger yang blognya berkualitas, tapi dia tidak menulis artikel. Hampir semua pekerjaan ngeblog dilakukan oleh timnya. Mulai dari menulis artikel hingga SEO dia menggunakan jasa orang lain.

Apakah dia bisa disebut sebagai blogger? Tentu. Dia memiliki blog dan mengatur timnya agar bekerja sesuai standar kualitasnya.

Hal itu mirip dengan seorang pemilik peternakan. Meski ia tidak terjun langsung mengurusi ternak, membersihkan kandang, dll dia adalah seorang peternak.

Lalu apakah dia produktif? Ya, blognya rutin menerbitkan artikel, juga SEOnya terawat dengan baik.

Kembali Pada Standar Masing-Masing

Tiap orang punya goal ngeblog sendiri sendiri. Punya standar kesuksesan blogging masing-masing. Bagi saya produktif itu berarti selalu ada progress dalam mencapai goal.

Saya misalnya, agar semakin mendekati goal maka tiap bulan minimal menargetkan menerbitkan lima artikel dan membangun 2 backlink, betatapun sibuknya. Jika target tidak tercapai saya menilai diri saya kurang produktif.

Konsistensi Penting Tapi Tidak Harus

Setiap bulan konsisten (ajek) menerbitkan sekian artikel, membangun sekian backlink, itu sangat bagus. Tapi tidak harus.

Selain tidak semua orang karena berbagai alasan tidak bisa konsisten, sukses (tercapainya goal) ngeblog tidak melulu ditentukan oleh konsistensi. Ada yang dalam sekali waktu menerbitkan puluhan ratusan artikel lalu beberapa bulan tidak ada artikel baru di blognya. Dan dia tetap berhasil mencapai goal-nya yaitu trafik organik dan earning.

1 Comment
  1. Anton ardyanto

    Well.. sangat setuju dengan kalimat kembali kepada standar masing masing. Ukuran sukses tidak sama setiap orang dan pastinya juga jalan menuju kesuksesan itu bukan hanya satu.

    Tergantung pada diri masing-masing.

    Saya tidak bisa membantah yang ini.

Post a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *