Kenapa Saya Masih Menulis di Blog?

Saya ngeblog sejak sekitar 14 tahun lalu dan mengenal blog lebih lama dari itu. Tapi serius ngeblog belum lama baru sejak akhir 2019.

Selama rentang 14 tahun itu saya berganti-ganti blog pernah menggunakan blogspot, wordpress.com, juga self hosted menggunakan Joomla dan WordPress. Blog saya mati, buat blog baru lagi, begitu terus diselingi jeda kosong yang bervariasi lamanya.

Kemudian akhir tahun 2019 saya memutuskan serius dalam blogging dengan membuat blog niche kucing Fanicat.com. Sejak itu saya merasakan ngeblog serius itu berat dan perlu daya tahan tersendiri.

Kendala yang terjadi lumayan sering yang paling parah adalah saat blog saya terkena malware hingga trafiknya jadi nol. Belum lagi serangan negative SEO yang memberi blog saya banya sekali low quality backlinks.

Di tengah suka duka ngeblog itu saya bisa saja memilih untuk berhenti. Namun sampai saat ini saya masih menulis di blog, dan berikut inilah alasannya.

Karena Suka

Ini adalah alasan utama yang tanpanya alasan-alasan lain tidak akan bisa memotivasi saya dengan baik. Saya suka dan menikmati menulis sejak remaja. Beberapa tulisan saya berupa puisi dan cerpen ada yang dimuat di media cetak.

Begitu mengenal komputer dan kemudian blog saya suka karena menulis menjadi makin mudah. Lebih mudah dibanding menulis tulisan tangan dan mesin ketik. Lebih mudah pula untuk menerbitkan tulisan tanpa harus menunggu keputusan redaksi media cetak.

Karena Direncanakan Dari Awal

Tapi suka saja tidak cukup untuk saya bisa berkesinambungan menulis di blog. Itulah sebabnya dulu saya on dan off melulu kalau ngeblog karena tak terarah.

Perencanaan ternyata sangat penting untuk mendukung kesukaan saya ngeblog. Sebelum membuat Fanicat.com saya lebih dulu merencanakan segala sesuatunya. Mulai dari pemilihan niche, riset keywords dan ide tulisan, menyiapkan bahan-bahan tulisan, potensi dan strategi monetasi, hingga strategi link building.

Riset keywords terutama sangat membantu menyuplai ide tulisan. Saya mengumpulkan 2 ribuan keywords terkait kucing sehingga sampai sekarang tidak bingung harus menulis apa. Hal itu memudahkan saya untuk menjaga komitmen ngeblog.

Untuk Melatih Diri

Ngeblog itu kalau serius tidak mudah dan terasa berat apalagi bagi yang belum berpengalaman. Perlu kedisiplinan tersendiri misalnya disiplin menulis artikel yang bermanfaat, menyuplai pembaca dengan konten yang baru, dan mengelola penawaran kerjasama yang masuk.

Menjalankan SEO juga cukup berat mulai dari riset keywords, audit website hingga link building. Kita tahu backlink diperlukan untuk bisa bersaing terutama keywords yang kompetisinya berat. Memperoleh backlink berkualitas perlu effort misalnya dengan guest post atau bentuk kerjasama saling menguntungkan lainnya.

Juga harus melawan godaan untuk melakukan hal-hal yang tidak patut. Di luar sana banyak dibagikan theme bajakan yang bagus-bagus, godaan mengambil foto orang lain tanpa ijin, serta memakai plugin bajakan. Blogger yang mau menabung untuk beli theme dan plugin premium yang diinginkannya, itu hebat.

Salah Satu Sumber Nafkah

Dengan ngeblog saya mendapatkan penghasilan tambahan dari affiliate marketing, iklan banner, sponsored post, dan jualan jasa. Semua itu menyumbang motivasi saya untuk terus ngeblog.

Blog saya ada beberapa, sebagian memang saya tujukan harus mendapatkan penghasilan. Maka jika tidak ada pemasukan saya tidak puas dan kadang bete. Namun bukannya jadi malas ngeblog saya malah segera melakukan pembenahan dan promosi agar ada rejeki yang masuk.

Berbagi dan Membantu

Meski penghasilan adalah salah satu tujuan blog-blog saya, namun artikel yang saya tulis juga bertujuan untuk berbagi dan membantu memecahkan masalah pembaca. Bagi saya agar blog menghasilkan dengan maksimal harus punya trafik yang bagus. Artikel yang bermanfaat dan berkualitas adalah salah satu pondasi untuk membangun trafik.

Kira-kira prinsipnya sama dengan majalah cetak yang pernah populer di jaman dulu. Mereka memberi para pembacanya artikel yang bermanfaat untuk menjaga dan meningkatkan oplah majalah. Oplah sangat berpengaruh pada penghasilan sebuah majalah, karena merupakan daya tarik pengiklan untuk bekerja sama dengan majalah.

Makanya saya suka menulis artikel yang reader focused, bukan writer focused. Rasanya senang membaca komentar orang di blog. Juga saat menerima email dan Whatsapp dari pembaca blog.

Untuk Belajar Sesuatu

Saya punya satu blog yang isinya hal-hal yang saya sukai. Di situ juga jadi tempat saya belajar hal-hal baru.

Misalnya saya ingin tahu bagaimana cara menghadapi lingkungan kerja yang toxic, menghadapi rekan kerja dan atasan yang menyebalkan. Agar bisa tetap bekerja dengan nyaman dan minim stres.

Maka saya melakukan riset dengan membaca artikel-artikel dan buku-buku terkait. Saya pahami dan saring mana saja yang bisa diimplementasikan. Hasilnya saya susun jadi sebuah artikel dan saya publish di blog.

Contoh lain dari dulu saya ingin tahu kenapa teh bisa ada bermacam jenis seperti teh hitam, oolong, pu erh, dll. Apakah karena berasal dari pohon teh yang juga berbeda-beda jenis? Untuk memuaskan rasa penasaran itu saya melakukan riset dan menuliskan hasilnya di blog.

Menyusun apa yang telah saya pelajari menjadi sebuah tulisan yang utuh, membantu saya untuk memahami dengan lebih baik lagi.

Dapatkan ebook Blog to Profit

Belajar bagaimana mendapatkan trafik organik dan penghasilan secepat mungkin untuk blogger pemula.

Mau dong!

Leave a Comment

Your email address will not be published.