Bagi saya nama domain itu penting dan saya bisa butuh berhari-hari untuk mencari nama domain yang benar-benar pas. Karena nama domain dipilih sekali untuk dipakai seumur hidup website. Jadi saya tidak sembarangan memilih nama domain kecuali saya benar-benar suka.

Saya menganggap nama domain adalah brand dari sebuah website dan sebaiknya bisa mencerminkan isi website tersebut. Saya pribadi menyukai nama domain yang unik dan mempunyai arti atau bahasa kerennya ada filosofinya.

Nama domain pambarep.com misalnya, pambarep adalah sebutan dalam bahasa Jawa untuk anak pertama. Saya memang anak pertama, tapi bukan hanya karena itu pambarep saya pakai sebagai nama domain. Pambarep juga melambangkan nomor satu, yang terdepan, sesuai dengan semangat SEO yaitu menjadi yang terbaik mengungguli para kompetitor.

Nama domain bisa dikelompokkan dalam 3 tipe:

Exact Match Domain (EMD)

Nama domain murni menggunakan keyword saja, misalnya: laptopbekasmurahbergaransi.com, atau resepnasigoreng.com.

Partial Match Domain (PMD)

Sebagian nama domain menggunakan keyword, misalnya: laptopbekas-cakwanto.com, atau resepnasigoreng-chefwanto.com.

Branded Domain

Tidak mengandung keyword apapun, misalnya: amazon.com, upwork.com, google.com, dan (ehm) pambarep.com.

Yang paling baik dari 3 tipe domain di atas menurut saya adalah branded domain. Alasannya pertama, brand terkesan lebih profesional.

Kedua, menggunakan PMD dan bahkan EMD secara sembarangan bisa menyebabkan Google memandangnya sebagai optimasi berlebihan yang menyebabkan kita mendapatkan Google penalty. Meski begitu PMD yang bagus bisa aman digunakan.

Ketiga, branded domain lebih fleksibel. Kita ambil contoh amazon.com, dimana awalnya Amazon hanya menjual buku. Di kemudian hari Amazon mengembangkan usahanya dengan menjual produk selain buku.

Sekarang Amazon menjual berjenis-jenis produk. Dari ebook, pisau dapur, mainan, TV, hingga laptop.

Bayangkan jika Jeff Bezos, pendiri Amazon, di tahun 1994 memilih nama domain amazonbooks.com. Dia bakal pusing ketika ingin jualan produk selain buku. Terpaksa dia harus mengganti nama domain atau membuat website yang baru.

Selain menggunakan branded domain, tips lain untuk memilih nama domain adalah:

Unik

Usahakan jangan mirip dengan nama domain lain yang sudah ada dan yang bakal ada nanti. Misalkan domain kita warungsambel.com, eh ternyata di lain waktu ada yang orang lain yang membeli domain dengan nama warungsambal.com.

TLD (Top Level Domain) Sesuai Tipe Website

Idealnya secara umum sih menggunakan .com karena .com adalah tld yang paling dikenal. Tapi untuk website perusahaan sebaiknya menggunakan .co.id, untuk website sekolah memakai sch.id, website universitas memakai .ac.id, website organisasi menggunakan .org, dsb. Sedangkan untuk blog sebaiknya .com, namun .id atau .web.id juga bisa.

Sependek Mungkin

Idealnya nama domain terdiri dari 1-3 kata. Biar mudah diingat, ngirit tempat di kartu nama, mudah disebut dan mudah juga diketiknya.

Hindari Copyright

Hindari memakai brand pihak lain tanpa ijin. Jadi meski kita misalnya jualan sepatu Adidas, jangan memakai nama domain jualadidasaslibanget.com. Karena mengandung merk dagang yang tidak boleh sembarangan digunakan.

No HTML was returned.