Intent artinya maksud, search intent adalah maksud dibalik keyword. Lebih tepatnya lagi search intent adalah pemahaman Google terhadap apa yang sebetulnya dicari oleh pengguna search engine.

Sangat penting untuk memahami search intent saat melakukan riset keyword. Kaitannya nanti dengan pembuatan artikel.

Jika kamu memahami dengan baik intent sebuah keyword, artikel yang kamu buat akan mempunyai peluang untuk mendapatkan rangking yang bagus di Google. Sebaliknya jika salah mengartikan intent dari keyword, artikel yang kamu buat akan sulit mendapatkan rangking yang bagus.

Mari kita menggunakan keyword “anak kucing persia” sebagai contoh. Keyword itu mempunyai monthly search volume 1.200. Kebetulan saya punya blog tentang kucing dan ingin membuat artikel menargetkan keyword “anak kucing persia”.

Rencananya saya akan menulis artikel informasional tentang anak kucing Persia mulai dari perawatannya, perkembangannya, hingga makanannya. Tapi sebelumnya saya mengecek apakah keyword “anak kucing persia” memang digunakan orang untuk mencari informasi tentang anak kucing Persia?

Saya pun Googling menggunakan keyword “anak kucing persia.” Hasilnya seperti di bawah ini.

search intent

Ternyata halaman pertama SERP (top 10) menampilkan:

  1. Foto-foto anak kucing Persia.
  2. Google map pack penjual/breeder kucing Persia.
  3. Daftar harga kucing Persia (kucingpedia.com).
  4. Jual Persia anakan (olx.co.id).
  5. Daftar harga anakan kucing Persia (farmbos.com).
  6. Daftar pertanyaan tentang harga anak kucing Persia, harga anak kucing, kucing Persia medium, harga kucing Himalaya.
  7. Video Youtube perawatan dan informasi tentang anak kucing Persia.
  8. Jual anak kucing Persia (tokopedia.com).
  9. Harga kucing Persia (shopee.co.id).
  10. Harga kucing Persia (shopee.co.id).

Jelas terlihat halaman pertama SERP keyword “anak kucing persia” didominasi oleh konten komersial. Jadi dugaan saya bahwa “anak kucing persia” adalah keyword informasional salah, ternyata ia keyword komersial.

Google memahami keyword “anak kucing persia” digunakan orang yang ingin membeli/mengadopsi kucing Persia. Maka Google pun menampilkan konten komersial di halaman pertama hasil pencarian.

Untunglah saya belum terlanjur menulis artikel informasional tentang anak kucing Persia. Sebab meskipun artikel yang saya tulis sepanjang 5.000 kata, pembahasannya mendalam, dan berkualitas, tetap sulit menembus top 10 SERP. Saya harus membuat konten komersial jika ingin menembus halaman pertama SERP.

Sekarang cobalah kamu Googling menggunakan keyword pilihanmu dan cari tahu apa search intent-nya. Lakukan beberapa kali untuk berlatih memahami search intent. Setelah itu, kita akan mulai meriset keyword di materi selanjutnya.

No HTML was returned.