membuat media kit rate card blog

Cara Membuat Media Kit Dan Rate Card Untuk Blog

Media kit adalah semacam resume blog, berisi informasi dan statistik blog. Sedangkan rate card adalah layanan dan produk apa saja yang ditawarkan oleh blogmu beserta harganya.

Jadi media kit adalah alasan mengapa brand harus bekerjasama dengan blogmu. Dan rate card adalah berapa yang harus dibayar brand untuk bekerjasama dengan blogmu.

Mengapa Harus Membuat Media Kit dan Rate Card Untuk Blog?

Media kit penting dimiliki jika kerjasama dengan brand menjadi metode monetasi blog pilihanmu.

Fungsi media kit adalah:

  • Mengkomunikasikan value blogmu ke brand atau klien. Apa saja sih yang bisa diberikan blogmu ke klien?
  • Agar blogmu dan kamu sebagai blogger tampak profesional, sehingga klien akan lebih respek.
  • Mempercepat proses kerjasama karena klien bisa langsung melihat data-data penting blogmu.
  • Untuk memperbesar potensi mendapat job atau advertising.

Buatlah dua versi media kit. Pertama versi online berupa sebuah halaman tersendiri di blogmu. Salah satu tujuannya agar blogmu mudah ditemukan di Google ketika ada pihak yang mencari blog yang menerima kerjasama dengan brand seperti sponsored post, meliput event, dsb.

Kedua adalah versi soft copy bisa dalam format PDF, PPT, atau image. Agar mudah dikirimkan jika sewaktu-waktu ada brand yang minta atau ketika kamu sendiri yang mengontak brand untuk menawarkan kerjasama.

Desain soft copy media kit bisa sederhana, kamu menulisnya di word kemudian dijadikan PDF. Tapi lebih baik lagi jika dibuat dengan desain yang cakep menggunakan Photoshop, Canva, Powerpoint, dan tool lainnya.

Media kit idealnya diperbarui setiap bulan untuk memperbarui data statistik blog dan portfolio kerjasamamu. Sehingga isinya terjaga keakuratannya untuk mencerminkan apa dan bagaimana blog kamu.

Rate card berfungsi mengkomunikasikan bentuk kerjasama apa saja yang kamu tawarkan pada klien. Dan berapa fee yang kamu harapkan dari setiap kerjasama tersebut.

Rate card akan membantu klien untuk mengetahui apakah yang kamu tawarkan sesuai dengan budget mereka. Untukmu sendiri, rate card membantumu mengeliminasi klien dengan budget di bawah standarmu, sehingga kamu tidak membuang waktu untuk menolak mereka.

Media kit dan rate card harus mempunyai pesan yang jelas dan mudah dipahami dalam waktu singkat.

Apa Yang Sebaiknya Ada Dalam Media Kit?

Foto dan Logo

Foto dirimu, sebaiknya yang bagus dan resolusi tinggi/jelas. Cantumkan logo blog jika ada.

Profil Blogmu

Jelaskan apa niche blogmu, profil pembaca, kategorisasi artikelnya.

Profilmu

Isi dengan bio singkatmu sebagai blogger. Sampaikan apa kelebihanmu dalam mengelola blog. Apa unique selling point yang kamu miliki.

Misalnya kamu lebih suka mereview produk yang pernah kamu coba sendiri, punya pengetahuan SEO yang bagus yang kamu terapkan pada blog, kamu mengutamakan kualitas dalam menulis, menerapkan copywriting dalam mereview produk, dsb.

Portfolio

Cantumkan brand apa saja yang pernah bekerja sama dengan blogmu. Beri contoh setidaknya satu hasil dari kerja sama yang sukses misalnya trafik artikel review produkmu tinggi, penjualan produk melalui artikelmu bagus, dll.

Statistik

Cantumkan data pengunjung blog bulan terakhir dari Google Analytics. Meliputi pageviews, trafik organik, trafik berdasarkan kota, dan trafik berdasarkan device (mobile, desktop, tablet). Juga demografinya seperti jenis kelamin dan umur.

Kalau kamu punya akun medsos yang bagus statistiknya cantumkan juga.

Bentuk Kerjasama

Jelaskan bentuk kerjasama yang kamu tawarkan. Kamu bisa menawarkan sponsored post, content/link placement, ads banner, liputan event, dsb.

Testimonial

Jika memungkinkan setiap selesai bekerja sama dengan brand mintalah testimonial dari mereka. Satu atau beberapa testimonial terbaik cantumkan di media kit agar meningkatkan value blogmu dan dirimu sebagai blogger.

Kontak

Berisi nama blog, tagline blog, url blog, alamat email, no hp/Whatsapp, medsos.

Membuat Rate Card

Yang saya tahu masih banyak blogger yang ragu menentukan fee kerjasama. Kalau kamu salah satunya, kamu harus berubah.

Sadari bahwa ngeblog menuntut skill tersendiri. Mengharuskanmu menyisihkan waktu, tenaga, pikiran, dan uang. Jadi jangan ragu menentukan fee yang kamu mau.

Kalau kamu ingin dibayar 100 ribu atau 1 juta per sponsored post, cantumkan di rate card. Kalau biaya pasang banner di blogmu 150 ribu atau 500 ribu per bulan, cantumkan di rate card.

Rate card bisa berisi bentuk kerjasama yang kamu tawarkan dan fee yang kamu inginkan, beserta ketentuannya.

Contoh:

  • Sponsored post
    Artikel saya yang menulis, klien menyediakan bahan tulisan. Artikel tayang permanen, boleh memasang 2 dofollow link di dalam artikel.
    Fee: Rp 250.000,- plus produk gratis.
  • Content placement
    Klien menyediakan tulisan, boleh diedit judul dan isinya. Artikel tayang permanen, boleh memasang 2 dofollow link di dalam artikel.
    Fee: Rp 150.000,-.
  • Link placement
    Klien memasang 1 dofollow link, permanen, di artikel yang sudah ada di blog.
    Fee: Rp 150.000,-.
  • Banner ads
    Banner ukuran 300 x 250 pixel dipasang di siderbar, dengan nofollow link. Fee: 150.000,- per bulan.
    Banner ukuran 300 x 250 pixel dipasang di dalam artikel, tampil di sebagian besar artikel, dengan nofollow link. Fee: Rp 300.000,- per bulan.
  • Liputan event
    Saya datang meliput event klien, menuliskannya di blog dengan 1 dofollow link, artikel tayang permanen.
    Fee: Rp 350.000,- belum termasuk transport, plus produk gratis.

Taktik

Kamu bisa membuat media kit dan rate card jadi satu, baik di blog atau soft copy. Jadi klien langsung menerima keduanya.

Saya memakai cara tersebut karena value blog saya masih tergolong rendah. Daya tawar yang saya miliki belum besar.

Nanti jika brand blog saya sudah besar saya akan memisahkan media kit dan rate card. Jadi di blog hanya saya cantumkan media kit, rate card bisa didapatkan by request.

Ketika klien mengontak atau saya mengontak mereka, hanya akan saya berikan media kit. Rate card saya kirimkan hanya jika klien tertarik untuk bekerjasama.

Tujuan saya agar bisa mendapatkan fee lebih besar. Brand yang masih kecil saya tawarkan fee kecil, brand besar saya mintai fee yang lebih besar.

Hasil Yang Saya Alami

Saya membuat media kit dan rate card di salah satu blog saya, juga membuat versi soft copy. Hasilnya saya beberapa kali dikontak brand yang ingin produknya direview. Juga ada brand yang mengajak kerjasama menjualkan produk mereka dengan cara dropship.

Media kit dan rate card juga saya gunakan untuk mengontak brand. Hasilnya lumayan banyak brand yang mau saya ajak kerjasama.

Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat. Kalau kamu punya masukan dan pengalaman membuat media kit dan rate card, silakan berkomentar.

Image: stokpic, Pixabay

Ebook Blog to Profit Cover

Dapatkan ebook Blog to Profit

Belajar bagaimana mendapatkan trafik organik dan penghasilan secepat mungkin untuk blogger pemula.

Klik Disini

8 Comments

  1. Detail sekali kak, saya sampai sekarng belum membuat Media Kit Dan Rate Card seperti ini
    ijin untuk pin di bookmark ya kak artikelnya, biar bisa jadi panduan nanti

  2. Artikel yang informatif sekali. Saya belum punya media kita dan rate card, membaca ini jadi sadar pentingnya punya ke 2 element tersebut. Terima kasih sudah share cara2nya!

  3. Waah nice artikel! Sampai sekarang belum pernah buat media kit dan rate card gini. Bahkan untuk endorse di Instagram pun saya selalu dapet harga dari client, jd masih nerima nerima aja gitu. Tapi penting yaa ternyata punya rate card gini. Thanks yaa kak sudah sharing

  4. terimakasih tips-nya mas.. baca sampai selesai, kirain bakal ada contoh media kit dan rate card nya yang terihat lux sebagai kesimpulan klimaks dari artikel ini, hehe.. #ngarep..

  5. Wah kak tulisannya ngebantu banget nih, lengkap step-step dan contohnya aku mau langsung bikin kak makasih banyak

  6. Wah kebetulan saya sering bingung membuat rate card. Artikelnya berguna banget. Terima kasih, Pak.

  7. Terima kasih banget kak masukannya untuk membuat media kit dan rate card bagi blogger.
    Inilah kerja yang profesional dan semoga semakin banyak brand yang percaya dan mengajak bekerjasama.

  8. Masih maju mundur mau buat maedia kit dan rate card. Masih belum PD dengan blog sendiri, ya ampuunn. Meskipun value masih tergolong rendah, harusnya udah berani ya mas buat promosi blog sendiri.

Leave a Comment

Your email address will not be published.