Benarkah Backlink Berpengaruh ke Rangking Keyword dan Trafik?

Banyak website dan blog yang tidak melakukan link building, atau membangun backlink tapi hanya sedikit. Dari yang saya tahu alasan utamanya adalah karena link building itu terasa berat untuk dilakukan.

Memang kadang cuma mengandalkan konten berkualitas dan optimasi on-page, rangking bisa bagus. Tapi itu biasanya terjadi jika tingkat kompetisi keyword tidak tinggi. Jika tingkat kompetisi tinggi, kamu butuh membangun backlink.

Saya sering mengalami sendiri, baik pada blog saya maupun website klien saya. Backlink ampuh untuk menaikkan rangking keyword yang berefek juga pada naiknya trafik organik.

Agustus 2017 sampai Januari 2018 lalu saya mengerjakan SEO untuk salah satu startup rental mobil. Perusahaan klien saya saat itu beroperasi di beberapa daerah yang bisnis wisatanya bagus.

Tugas utama saya adalah mengoptimasi halaman rental mobil untuk wilayah Bali. Namun di tengah-tengah project, klien mengatakan halaman untuk rental mobil Yogyakarta sepertinya keywordnya belum terindeks di Google.

Saya cek ternyata keywordnya sudah terindeks namun rangkingnya rendah sekali, sekitar di atas 130. Saya katakan pada klien apakah dia mau halaman itu dinaikkan rangking keywordnya.

Klien saya mau.

Kemudian saya cek kompetisi keyword utamanya yaitu rental mobil jogja. Ternyata halaman website klien kualitasnya tidak kalah dengan kompetitornya. Hanya kalah di backlink dan umur domain.

Tapi saya yakin dengan membangun backlink berkualitas rangkingnya akan naik drastis. Target saya tidak untuk menaikkan rangking ke page one (top 10). Karena itu akan butuh waktu dan budget klien untuk halaman rental mobil Jogja ini terbatas.

Saya pun membenahi on page SEO halaman tersebut dan mengupdate kontennya. Lalu saya tunggu beberapa lama. Sesuai dugaan, tidak ada tanda-tanda peningkatan rangking.

Di sela mengerjakan pekerjaan utama, saya sempatkan membangun sedikit backlink. Total saya mendapatkan 18 backlink dari blog wisata dan blog kuliner dengan DA 11-29 yang semuanya mempunyai trafik organik.

Idealnya memang membangun backlink pada niche yang sesuai dengan niche klien, yaitu transportasi. Karena niche tersebut susah ditemui saya menurunkan parameternya, yaitu membangun link pada blog wisata dan kuliner.

Sebab untuk berwisata dan berkuliner orang akan membutuhkan transportasi. Artikel yang saya pasang di blog-blog tersebut juga bertema wisata dan kuliner, dengan disisipi rekomendasi transportasi yaitu jasa rental mobil klien. Juga dipasang link yang mengarah ke halaman rental mobil klien tentunya.

Tidak berapa lama, seingat saya sekitar 2 minggu setelah semua backlink terpasang, tampaklah hasilnya.
Saya menggunakan SERPFox untuk tracking rangking keyword utamanya.

backlink dan rangking

Rangking mulai naik ke posisi 130an lalu dengan cepat melonjak ke 50an. Naik turun di posisi 50-60 hingga project berakhir di akhir Januari 2018.

Setelahnya efek backlink masih berlanjut dan rangking naik ke posisi belasan hingga dua puluhan. Pada 15 April 2018 posisi keyword berada di rangking 17.

Pada Agustus 2022 saya cek lagi rangking keywordnya dan posisinya berada di rangking 4.

hasil akhir rangking

Pelajaran yang bisa diambil dari studi kasus sederhana ini adalah:

  • Backlink sangat berpengaruh pada peningkatan rangking keyword dan trafik organik, terutama untuk keyword dengan tingkat kompetisi tinggi.
  • Usahakan mendapatkan backlink konstektual, yaitu backlink dipasang di dalam artikel.
  • Usahakan mendapatkan backlink dari niche yang serelevan mungkin dengan niche kita, dengan artikel yang juga relevan.
  • Backlink membutuhkan waktu sebelum terlihat hasilnya.
  • Backlink bisa semakin kuat seiring waktu jika website atau blog tempat memasang backlink juga semakin bagus kualitasnya.
  • Tren sebuah keyword bisa naik turun, sehingga monthly search volume akan naik turun juga.

Image by Anja from Pixabay

Dapatkan ebook Blog to Profit

Belajar bagaimana mendapatkan trafik organik dan penghasilan secepat mungkin untuk blogger pemula.

Mau dong!

22 Comments

  1. Duh masih harus belajar banget nih soal menaikkan ranking dan traffic. Jujur saya selama ini kalau ngeblog ga mikirin hal2 kayak gt. Kalau nulis ya nulis aja, gt. Padahal penting banget ya belajar hal2 teknis kayak gini.. Huhu

  2. terimakasih Pambarep, jadi ngerti pentingnya backlink. Selama ini saya gak peduli dengan backlink, dibiarkan alami saja tanpa rekayasa. Makanya blog seperti jalan di tempat.. hehe

  3. Aku juga sering denger masalah backlink ini mas. Sewaktu ikut pelatihan SEO juga usahakan kalau mau trafik tinggi, Backlinknya sebaiknya dari web yang punya trafik atau DA yang tinggi. Tapi sepengalaman saya, untuk dapat backlink dari web DA juga nggak gampang. 🫣

    1. Emang gak gampang mbak. Dari pengalaman saya bagusnya pakai guest post, dan artikelnya yang beneran bagus biar mudah diterima. Kalau saya tanda artikel itu bagus buat guest post ketika saya ngebatin ke diri sendiri: ini artikel sayang kalau dipublish di blog orang, mending buat blogku sendiri.

      1. Sulit memang klo sudah urusan menaikkan rate. Apalagi untuk mendapatkan backlink dari blog lain itu sangat sulit hiks.

  4. Ternyata sepenting itu ya pengaruh back link. Berarti sebagai blogger kita perlu membiasakan untuk membangun backlink ke rekan blogger lainnya.

    Keren mas pengalaman dan tips nya.

  5. saya suka ulasannya, langsung disertakan contoh yang sudah dijalankan. informatif sekali postingan mengenai backlink ini mas

  6. Backlink emang salah satu instrumen utk meningkatkan traffic blog yg cukup berpengaruh.. sya salah satu merasakan dampak positif tersebut..

    Namun sya saat ini masih memasang backlink secara konvensional dg menghubungin mitra2 blogger & berbagi backlink, sementara ini cukup ampuh, tp kayanya sya perlu strategi baru utk meningkatkan jumlah backlink.. mgkin mas pur bisa memberi saran2 lewat artikel lainnya.. trims

  7. Ulasan nya sangat menarik dan saya jadi tahu manfaat backlink memang nyata

  8. aku udah ngerasain sih beberapa kali pasang backlink ke blog teman yang memang punya DA bagus. ranking artikel jadi lebih tinggi 👍

  9. Thanks yaa ka sudah sharing. Sempet baca baca kalau backlink emang berpengaruh sekali yaa untuk traffic blog kita. Tapi kenyataannya untuk meningkatkan traffic blog tidak semudah itu yaa..

    1. Iya mbak, butuh waktu buat ngeliat hasilnya

  10. hai kak salam kenal ya aku Dennise,
    Aku temasuk blogger newbie yang gaktek juga. Aku disebuah grup komunitas ikutin arisan backlink dalam waktu 2 bulan DA/PA ku naik dari 3/37 sekarang jadi 6/37. Untuk blog yang usianya baru 245 hari, ini termasuk lama / cepat naiknya DA/PA? bagaimana caranya supaya DA/PA cepat naik? thanks

    1. Salam kenal kak Dennise. Menurut saya gak usah dipikirin cepat atau lambat karema masing-masing blogger punya perjalanannya sendiri.

      Saya sendiri gak fokus naikin DA/PA. Saya lebih suka fokus menerapkan SEO dengan menulis artikel berbasis keyword dan membangun backlink dengan guest post di blog lain. Hasilnya nanti trafik akan naik dan DA/PA dengan sendirinya juga naik secara alami.

  11. Waduh! Jadi rada tricky juga ya, gak boleh sembarang beli backlink dong. Harus banyak belajar lagi nih.

  12. Saya sedih bnged pas ganti nama blog, yg tdnya DA udh 9 jd ke reset k 0 lagi, skrg lg susah payah biar naik lagi. Thnx yuu tipsnya kak

  13. Berpengaruh sekali, tapi sayangnya gak mudah untuk dapat backlink yg memang berkualitas.. Hehe.. Ujung”nya backlink dari sesama blog yg masih receh..

    1. Emang begitu mas, kalau free guest post opportunity nya random. Kadang dapat yang bagus, kadang apat yang biasa aja. Tapi yang biasa aja pun punya potensi ke depannya jadi bagus blognya.

  14. Harus rajin-rajin tanam backlink di blog lain yang kualitas DAnya bagus yaa..
    Agar selain DA naik, DR juga dan selalu nyantol di pencarian organik.

  15. Memang sangat powerful sih pake backlink. Apalagi kalo berasal dari website yang udah gede, dijamin lebih mudah masuk page one google.

    Namun yang perlu diperhatikan kontennya juga harus berbobot. Karena yang baca tulisan kita itu orang, bukan robot. Hehe..

    Btw,. Makasih artikelnya. Sangat insightful.

  16. Setelah dibaca perlahan, tulisan ini lebih memuat tentang backlink eksternal ya.
    Lantas, seperti apa kualitas backlink internal terhadap trafik? Apakah berpengaruh besar??

    1. Dari sisi rangking dan trafik, saya suka memberi internal link dari artikel yang banyak backlinknya ke artikel yang ingin saya naikkan rangkingnya. Misal artikel A backlinknya bagus, saya bikin artikel B biar rangking keywordnya cepet naik saya bantu dengan ngasih internal link dari artikel A. Pengaruhnya cukup bagus, cukup membantu.

      Juga saya pakai kalau ngakalin agar halaman yang susah dapat backlink rangkingnya naik. Misal halaman yang menjual 1 produk, biasanya kan orang nolak ngasih backlink gratis ke produk. Saya bikin artikel yang relevan dengan produk, saya bangun backliknya dengan guest post, lalu di artikel saya kasih link ke halaman produk.

Leave a Comment

Your email address will not be published.